Semacam Rindu
Aku tak tahu harus melabuhkan rinduku padamu dengan cara apa. Karena harusnya memang aku tidak boleh melakukannya. Aku memang salah ketika mencari dirimu sebagai pelabuhan rinduku. Namun pada siapa, karena memang kau yg membuat diriku dilema. Ternyata aku merindukanmu. Kapan kita bertemu? Jika menulis adalah salah satu cara untuk mengukir keabadian, sepertinya aku telah salah mengukir rinduku padamu lewat tulisan. Harusnya aku tak boleh merindukanmu bukan? Maafkan aku tidak mampu menanggung ini sendirian. Terakhir kali kita berbincang, kau katakan kita tidak boleh mengungkit permasalahan ini bukan? tapi semenjak hal itu kau katakan, aku semakin gila melupakan sikapmu yang selalu memberiku kehangatan. Aku merindukanmu. Semoga kita lekas bertemu.